RILISJATENG.COM- Kota Semarang menjadi kota yang seksi untuk para investor. Potensi yang ada di Ibu Kota Jateng ini pun coba dimakamsilkan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk, menggenjot investasi salah satunya dengan memberikan kemudahan perizinan.
Kepala DPMPTSP Kota Semarang, Widoyono mengatakan hingga tahun 2023 ini peluang investasi yang menempati urutan pertama berada pada sektor perdagangan. Dari data yang ada, pada tahun lalu tercatat 11.968 perizinan sektor perdagangan atau 34 persen yang masuk melalui sistem online single submission (OSS).
“Sektor perdagangan masih paling tinggi, dan bisa jadi peluang besar bagi investor untuk bisa memberikan gambarang terkait peluang yang ada, misalnya usaha kuliner dan perdagangan jasa seperti hotel dan lainnya,” tambahnya.
Selain sektor perdagangan, ada sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) dengan 4.336 perizinan yang masuk, lalu sektor industri dengan 4.063 perizinan, sektor pariwisata dengan 2.625 perizinan dan sektor kesehatan dengan 668 perizinan hingga tahun 2022.
Melalui sharing session ini, ia berharap para pengusaha yang datang bisa menyampaikan kemudahan-kemudahan serta peluang-peluang yang ada di Kota Semarang kepada komunitas pengusaha baik tingkat regional hingga internasional.
“Dalam kesempatan ini kami meminta masukan kepada para pengusaha. Perizinan saat ini sudah dipermudah hanya melalui OSS dalam sehari sudah jadi,” tambahnya.(RLS)







