RILISJATENG.COM- Tahun 2023 ini, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kota Semarang menargetkan penambahan taman sebagai ruang terbuka hijau (RTH), minimal ada dua taman kota.
Sekretaris Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati menjelaskan, Pemerintah kota Semarang menargetkan, dalam satu tahun ada penambahan sebanyak dua RTH yang dilakukan. Pada tahun ini, lanjut dia, pembenahan di Taman Nol Kilometer.
“Tahun ini ada perbaikan RTH di Taman Nol Kilometer, konsepnya taman pasif,” terang Pipie, sapaan akrabnya.
Taman ini kata Pipie, Landmark Taman Nol Kilometer ini memang dikonsep sebagai taman pasif yang tidak bisa dimasuki oleh pengunjung. Namun wisatawan yang ingin mengabadikan gambar tetap diperbolehkan dari area luar taman.
“Meski taman pasif, tapi ada ikon Nol yang bisa jadi tempat foto bagi wisatawan,” paparnya.
Dalam waktu dekat, lanjut dia, akan dilakukan pembangunan ulang di Taman Pandanaran yang ada di simpang Jalan Pandanaran MCD atau depan Bank BRI. “Nanti kita akan tambah lagi di Taman Pandanaran sebagai RTH nantinya juga akan menjadi taman pasif,” ujarnya.
Terkait konsep taman Pandanaran tersebut, akan sama seperti pembangunan Taman Nol Kilometer dengan menggunakan dana CSR dari pihak swasta. Sedangkan konsepnya nanti adalah smart park.(RLS)







